MEMBELA AL QURAN

brosur-qc-1438h-3

Ayah Bunda dan Sahabat Al Quran, 14 abad yang lalu Rasulullah mengadu kepada Allah swt. sebagaimana termaktub dalam Surat Al Furqan ayat 30:

وَقَالَ الرَّسُوْلُ يَا رَبِّ إِنَّ قَوْمِي اتَّخَذُوْا هَذَا الْقُرْآنَ مَهْجُوْرًا
Berkatalah Rasul, “Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan al-Quran ini sebagai sesuatu yang diabaikan.”

Rasulullah saw. mengadukan perilaku kaumnya yang menjadikan al-Quran sebagai mahjûr[an]. Mahjûr[an] merupakan bentuk maf‘ûl, berasal dari al-hujr
Banyak sikap dan perilaku yang oleh para mufasir dikategori hajr al-Qur’ân (meninggalkan atau mengabaikan al-Quran). Di antaranya adalah; menolak untuk mengimani dan membenarkannya; tidak mentadaburi dan memahaminya; tidak mengamalkan dan mematuhi perintah dan larangannya; berpaling darinya, kemudian berpaling pada lainnya, baik berupa syair, ucapan, nyanyian, permainan, ucapan, atau tharîqah yang diambil dari selainnya; sikap tidak mau menyimak dan mendengarkan al-Quran; bahkan membuat kegaduhan dan pembicaraan lain sehingga tidak mendengar al-Quran saat dibacakan.
Tidak mau mendengarkan dan mengimani al-Qur’an; tidak mau mengamalkannya; tidak bertahkim kepadanya, baik dalam perkara ushûl ad-dîn maupun furû’-nya; tidak men-tadabburi dan memahami maknanya; dan tidak mau berobat dengannya dalam semua penyakit hati, semua itu menurut Ibnul-Qayyim terkategori meninggalkan atau mengabaikan al-Quran, sekalipun berbeda-beda tingkatannya.

Bila kita tak ingin termasuk yang mengabaikan Al Quran, maka kita harus menjadi PEMBELA AL QURAN. Dan diantara bentuk pembelaan terhadap Al Quran adalah mempersiapkan Generasi / putra-putri kita menjadi GENERASI QURANI.

Untuk tujuan mulia tersebut, Griya semesta Quran menggelar QURANIC CAMP 1438 H.

Tergerak untuk “Membela Al Quran”? Daftarkan segera putra-putra Ayah Bunda pada even QURANIC CAMP 1438 H.!

Untuk informasi lengkapnya silakan SMS/ WA :
0856 3154 683
0858 1578 5448
0813 3110 6116

*) Dikutip dari FP Facebook Griya Semesta Qur’an